Jadi gini, 3 hari terakhir saya nonton film berturut-turut
yaitu : ano hana, taiyou no uta, dan hari ini koizora. Kesimpulannya, resep
untuk bikin film sedih itu gampang. Bikin karakter yang dicintainya hilang dan
meninggalkannya untuk selamanya~ tapi ada juga sih yang ga sampai meninggal.
Ada juga yang kena penyakit apa itu Alzheimer gitu yang bikin lupa gitu. A
moment to remember. Nah itu judul filmnya. Ya pokoknya umumnya karakternya wafat gegara
penyakit gitu deh. Sad ending deh udah.
Nah dari situ ada mungkin untuk didiskusikan. Diantaranya,
menghadapi kenyataan seperti itu bisakah engkau tetap menjalani hidup? Kek si
mika yang di koizora kan dia hampir bunuh diri itu. Si jintan di ano hana
membusuk di rumah. Temennya yang lain bisa melanjutkan hidup tapi penuh dengan
kebohongan. Mereka tetap tidak bisa lepas dari bayang bayang kematian menma.
Alhasil mereka hanya lari dari kenyataan.
ditinggal oleh orang yang sangat dikasihi tentu berat. Tapi
jika kita hanya bisa menangis dan meratapinya apa itu benar? Apa itu yang
diinginkan oleh ia yang meninggalkan kita? Nah disitulah poin nya. Kita harus
tetap melanjutkan hidup dan senyum bahagia. Kenapa? Karena kita hidup untuk
bagian nya pula. Kita mewarisi apa yang ia tinggalkan. Jangan sampai
menyianyiakan ia yang telah pergi meninggalkan kita. Dia yang telah pergi pasti
ingin melihat kita tetap bahagia tanpanya. Maka tidak ada alasan untuk terus
bersedih dan meratapi hidup.
Berkaitan dengan itu, mari kita lihat tindakan hiro pada
mika di kala ia didiagnosis menderita kanker. Apa yang ia lakukan? Yap,
meninggalkan mika bahkan sebelum ia wafat. Dan juga dengan cara yang mungkin
menurut sebagian anda kejam dan tidak gentle. Tapi apa itu salah? Sekilas
terlihat iya. Tapi kan niat hiro itu baik lho. Agar mempersiapkan mika bisa hidup
tanpanya. Agar mika tidak sedih kehilangan hiro dengan kepergiannya. Beda lah
antara diputusin sama ditinggal wafat. Buktinya selepas dari hiro, mika bisa
menjalin hubungan dengan yu. Andai saja nozomu ga cerita ke mika kalo hiro kena
kanker pasti niatan baik hiro sukses. Ya pokoknya selama mika ga tau kenyataan
nya pasti sukses deh. Mika bakal hidup bahagia bersama pasangannya. Dan hiro
bisa bahagia untuk melihat mika bahagia bisa hidup tanpanya dan menjalani
kehidupan bersama orang lain. Masih bilang hiro ga gentle?
Tapi pada akhirnya kan ketauan juga kenyataan hiro. In the
end mika ngerawat dia, menjalani hari hari terakhirnya bersama hiro. Salah satu
cara lain untuk membahagiakan hiro. Dan juga membahagiakan mika. Meski pada
akhirnya mika bakal sedih teramat sedih. Hiro bakalan senang bahwa waktu
terakhirnya ia habiskan bersama orang yang ia cintai. Membuat kenangan terakhir
yang terindah sebelum pergi meninggalkannya. Happy ending bukan? Ya bagi hiro.
Tapi mika? Siapapun itu saya percaya dengan jalan hidup seperti itu mustahil
dia bisa jatuh cinta lagi. Or at least tidak seperti saat bersamanya. Dia akan
tetap abadi menjadi cinta sejatinya takkan tergantikan. Dan benar kan pada
akhirnya mika ngga punya pasangan lagi? Dia sendiri mengikrarkan bahwa hiro is
the one and only for her.
Sedih kan? Ya, akan terasa sedih karena kau akan
membayangkannya terjadi pada kehidupanmu bersama orang yang kau cintai
sekarang. Ya, akan terasa sedih karena kau pernah mengalami rasanya
ditinggalkan. Ya, akan terasa sedih karena kau sama sekali tidak punya
seseorang untuk dicintai *eh ada jomblo malah curhat! Hush shuh!*
Ngomongin jomblo, mungkin dia bakal sedih ya jika kisah
cinta nya nanti akan seperti itu? Hingga pada akhirnya takut akan cinta. Maka
dia berpikir daripada nanti juga pada akhirnya dia takkan bisa mencintai
alangkah lebih baik ia tidak jatuh cinta sama sekali dari awal. It’s a big no.
jangan pernah takut untuk mencintai. Takkan ada cinta yang berakhir sia-sia
jika itu tulus. Love is pure. Dia ga Cuma memberimu rasa sakit kok. Tapi
lihatlah seberapa besar kadar kebahagiaanmu saat merasakannya. Kukira rasa
sakit itu menjadi tidak penting dengan segala kebahagiaan yang engkau rasakan
berkat nya J
Jadi, cintailah siapapun itu yang kau cintai. Siapapun itu
yang bersamamu sekarang. Cintailah ia sepenuh hati. Hargailah setiap waktu yang
engkau habiskan bersamanya. Hargailah setiap titik kehidupan yang kau catat
bersamanya. Karena cinta takkan pernah mengkhianatimu J
Ti Amo